Lewati ke konten utama
C
CREATELIBREBERKREASI BEBAS
⌕
JelajahiBukuApa yang dibaca?Berita Sastra DuniaPersahabatan BukuRuang bukuEbookBuku audioStudio kreatifAhli
MasukBergabung
C
CREATELIBREBERKREASI BEBAS
Bahasa
Jelajahi CreateLibre
⌕Jelajahi›▥Buku›↗Apa yang dibaca?›✦Berita Sastra Dunia›♡Persahabatan Buku›◌Ruang buku›▤Ebook›▶Buku audio›✦Studio kreatif›◇Ahli›
MasukBergabung
← Kembali ke Berita Sastra Dunia
Sastra

Pelatihan Sastra Lisan Basiacuong LPP BAIK Resmi Ditutup, Balai Bahasa Riau Beri Apresiasi

Pelatihan sastra lisan Basiacuong yang digelar LPP BAIK resmi ditutup, dengan Kepala Balai Bahasa Riau menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang berjalan sukses dan lancar. Penutupan ini menegaskan kembali pentingnya upaya pelestarian tradisi tutur daerah.

mediacenter.kamparkab.go.id24 Agustus 2026 pukul 15.19
mediacenter.kamparkab.go.id

Penutupan kegiatan Pelatihan sastra lisan Basiacuong yang diselenggarakan LPP BAIK resmi ditutup, dan kegiatan itu mendapat apresiasi dari Kepala Balai Bahasa Riau. Menurut laporan mediacenter.kamparkab.go.id, penutupan berlangsung dengan catatan positif karena pelatihan dinilai berjalan sukses dan lancar.

Apresiasi untuk pelestarian tradisi tutur Apresiasi dari Kepala Balai Bahasa Riau menunjukkan bahwa pelatihan semacam ini dipandang penting dalam menjaga keberlangsungan sastra lisan daerah. Basiacuong, sebagai bentuk sastra lisan, berada dalam tradisi tutur yang keberadaannya bergantung pada pewarisan pengetahuan, latihan, dan praktik berkelanjutan.

Dalam konteks kebudayaan, kegiatan pelatihan tidak hanya berfungsi sebagai ruang belajar, tetapi juga sebagai sarana menjaga agar warisan lisan tidak terputus di tengah perubahan zaman. Karena itu, keberhasilan penyelenggaraan pelatihan semacam ini kerap menjadi perhatian bagi lembaga bahasa dan komunitas pelestari budaya.

Relevansi bagi dunia literasi budaya Bagi pembaca dan pemerhati kebudayaan, penutupan pelatihan ini menjadi penanda bahwa kerja-kerja pelestarian sastra daerah masih terus dilakukan melalui kegiatan yang terstruktur. Laporan tersebut menempatkan Basiacuong bukan sekadar sebagai tradisi lokal, tetapi sebagai bagian dari kekayaan literer yang perlu dirawat agar tetap dikenal dan dapat diteruskan.

Kehadiran lembaga seperti Balai Bahasa Riau dalam memberi apresiasi juga memperlihatkan adanya dukungan institusional terhadap sastra lisan. Dukungan ini penting karena tradisi lisan sering kali menghadapi tantangan dokumentasi, regenerasi pelaku, dan minat publik yang berubah.

Apa yang bisa terjadi selanjutnya Meski laporan yang tersedia hanya menegaskan penutupan pelatihan, apresiasi resmi semacam ini biasanya membuka ruang bagi kelanjutan kegiatan serupa di masa depan. Jika pelatihan dinilai sukses, kemungkinan perhatian terhadap pengembangan dan pelestarian Basiacuong akan tetap berlanjut melalui program-program berikutnya, selama didukung oleh pihak-pihak terkait.

Untuk saat ini, yang pasti adalah bahwa pelatihan sastra lisan Basiacuong LPP BAIK telah berakhir dengan penilaian positif dari Balai Bahasa Riau. Informasi ini disampaikan oleh mediacenter.kamparkab.go.id sebagai sumber laporan utama.

Ringkasan mandiri CreateLibre ini berdasarkan sumber yang ditautkan di bawah.

CreateLibre tidak menerbitkan ulang laporan berhak cipta secara penuh. Teks terbuka atau berlisensi ditandai.

Buka sumber asli ↗news.google.com
Berita sastra lainnya
SastraKompasiana Soroti Alih Wahana AI Tahap Ke-4 dalam Sastra yang “Bernapas”→SastraYozi Rizal, Politisi yang Dikenal Menyukai Sastra→SastraYozi Rizal Soroti Sastra yang Masih Dipandang Sebelah Mata Saat Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa→
C
CREATELIBREBERKREASI BEBAS

Komunitas kreatif tempat cerita ditulis, dibaca, didengar, dan diterbitkan secara profesional.

JelajahiBooksEbooksAudiobooksBerita Sastra DuniaTerbitkanAhliKeanggotaan
Privasi & cookiePerjanjian penggunaPerjanjian penjualan jarak jauhPengaturan cookie
●Koneksi amanDilindungi enkripsi HTTPS dan SSL/TLS
Kartu pembayaran
VISAmastercardtroy
© 2026 CreateLibre · Hak cipta dilindungi.